

Laporan terbaru dari Publicis Sapient, yang menyurvei 1.550 pengambil keputusan teknologi tingkat perusahaan, mengungkapkan celah lebar antara ambisi adopsi dan kesiapan organisasi.

Dunia korporasi kini sedang dilanda euforia kecerdasan buatan (AI). Berbagai lini bisnis berlomba mengintegrasikan teknologi ini untuk mendongkrak produktivitas. Namun, di balik janji efisiensi tersebut, muncul sebuah paradoks yang kian nyata yaitu semakin canggih organisasi mengadopsi AI, semakin rapuh pula pertahanan keamanannya.

Industri jasa keuangan yang selama ini dikenal hati-hati akibat regulasi ketat, kini mulai tancap gas dalam adopsi teknologi. Strategi cloud yang matang kini terbukti menjadi katalisator utama untuk mengakselerasi inisiatif kecerdasan buatan (AI).

Amazon Web Services (AWS) resmi memperkenalkan rangkaian alat berbasis agentic AI terbaru dalam ajang AWS Summit di New York City

Nusantara Data Center Academy (NDCA) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak tenaga ahli di sektor pusat data Indonesia.

Accenture mengakuisisi Alfahealth untuk memperkuat ekosistem kesehatan digital Italia yang aman, terhubung, dan berbasis AI.
WhatsApp us