Indonesia Darurat Siber! IndoSec 2026 Kumpulkan Ribuan Pakar Siber di Jakarta

​Lanskap keamanan siber Indonesia berada dalam kondisi siaga satu. Sepanjang tahun lalu, insiden serangan siber di Tanah Air melonjak drastis hingga 714 persen dibanding rata-rata tahunan periode 2020–2024.

Menanggapi lonjakan ancaman yang kian masif ini, berbagai lembaga keamanan negara memperketat benteng pertahanan guna melindungi ekosistem digital nasional.

​Sebagai langkah nyata, instansi kunci seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), serta Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BAKAMLA) resmi berkolaborasi sebagai mitra pendukung (Supporting Partners) dalam gelaran IndoSec 2026.

​Konferensi tingkat tinggi (KTT) keamanan siber terbesar di Indonesia itu akan berlangsung selama dua hari di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place pada 15–16 September 2026.

Menghimpun Pemangku Kepentingan Utama Ekosistem Siber

​Edisi kesembilan IndoSec itu diproyeksikan menjadi momen paling krusial. Penyelenggaranya, Tradepass, telah konsisten membangun kepercayaan digital Indonesia selama delapan edisi berturut-turut dengan mempertemukan regulator, pemimpin industri vital, hingga penyedia teknologi global.

​Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Co-Founder Tradepass Sudhir Jena menegaskan pentingnya konsolidasi ini bagi masa depan digital Indonesia.

​”Setiap negara yang memperjuangkan kedaulatan digital membutuhkan sebuah platform tempat para regulator, pelindung keamanan siber, dan inovator teknologi dapat bertemu dalam satu agenda bersama. Ajang ini akan menjawab berbagai tantangan yang membentuk lanskap digital, serta merumuskan peta jalan menuju masa depan digital yang lebih aman,” ujar Sudhir Jena dalam siaran persnya.

​Dukungan regulasi yang kuat serta antusiasme lintas sektor membuat ajang ini memiliki legitimasi tinggi. Secara keseluruhan, IndoSec 2026 bakal menghadirkan lebih dari 2.000 delegasi dari 700 organisasi publik dan swasta, bersanding dengan lebih dari 60 penyedia solusi teknologi.

​Arah kebijakan dan diskusi strategis akan dipandu oleh lebih dari 75 pembicara berpengaruh. Beberapa pimpinan yang dipastikan hadir antara lain:

  1. ​Rachmad Solik, Direktur Informasi dan Teknologi Kepabeanan dan Cukai, DJBC Kementerian Keuangan
  2. ​Muchtarul Huda, Direktur Strategi dan Kebijakan Pemantauan Ruang Digital, KOMDIGI
  3. ​Kolonel Adriansyah Putra Harahap, Perwira Tinggi IT, BAKAMLA
  4. ​Arif Ilham Adnan, Ketua Komite Tetap KADIN DKI Jakarta
  5. ​Rendra Perdana, Chief Information Security Officer / VP Information Security DANA Indonesia

Fokus Agenda dan Pameran Teknologi Global

​Di acara ini, para panelis akan membahas isu-isu krusial cyber security, mulai dari penegakan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), pengamanan infrastruktur cloud, pembaruan kerangka kerja penanganan insiden (incident response), perlindungan dari ransomware, hingga tata kelola teknologi Agentic AI.

​Di saat yang sama, akan digelar pameran teknologi untuk menghubungkan pembeli korporasi langsung dengan vendor siber terkemuka dunia. Sederet raksasa teknologi yang hadir antara lain SentinelOne, Sophos, ManageEngine, Ping Identity, SOCRadar, Google Cloud Security, KnowBe4, Veeam, PT Tri Kreasi Mandiri Teknologi (TKMT), CrowdStrike, Thales, Energy Logserver, Sanatel, HackerOne, Bitdefender, Silverfort, Guardsquare, Qualys, AhnLab, GitLab, CTM360, Netcraft, MarkAny, S2W, Indosat Business, Barracuda, DEVO, Orca Security, Tenable, Pax8, NPCore, PICUS, LogEase, Cribl, Netpoleon, TechSolution, BitSight, NinjaOne, Axidian, Securonix, SearchInform, ARCON, Ciphety, Terrabyte, ThreatLocker, Chainguard, Mimecast, hingga SPRO.

​Puncak Acara IndoSec Awards 2026

​KTT ini akan ditutup dengan penganugerahan IndoSec Awards 2026 pada 16 September mulai pukul 16.00 WIB. Disertai sesi Gala Dinner, ajang ini mengapresiasi keunggulan di tujuh kategori keamanan siber yang dinilai secara transparan oleh enam panel juri independen.

​”Selama delapan tahun berturut-turut, IndoSec telah menjadi wadah tersebut bagi Indonesia untuk mengubah dialog menjadi arah kebijakan, serta menguraikan ambisi menjadi aksi nyata. Memasuki edisi kesembilan, IndoSec siap memperkokoh posisinya sebagai pendorong utama dalam perjalanan Indonesia menuju masa depan yang aman, tangguh, dan berdaulat secara digital,” pungkasnya.

Ingin berpartisipasi di acara ini? Silahkan kunjungi https://indosecsummit.com/

Baca Juga

Gaji Bisa Naik 30 Persen, Skill Digital Ini Makin Diburu di Singapura

Berdasarkan riset terbaru Indeed Hiring Lab dan Asian Development Bank (ADB), pekerja yang memiliki keterampilan digital tingkat lanjut dapat menikmati selisih upah yang signifikan. Riset itu mencatat adanya wage premium mencapai 30,1 persen dibandingkan rekan kerja di posisi serupa dengan kecakapan digital yang lebih rendah.

Begini Cara CIO Membangun Literasi AI

​Berdasarkan data perusahaan riset global Gartner, hanya 21 persen eksekutif C-suite yang menilai rekan-rekan sesama pemimpin bisnis memiliki pemahaman yang mumpuni atau “cakap AI”