70 Persen Lulusan Langsung Kerja, NDCA Jadi Pabrik Talenta Data Center

​Nusantara Data Center Academy (NDCA) kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak tenaga ahli di sektor pusat data Indonesia. Hal ini ditandai dengan digelarnya Graduation Ceremony Program Kelas Industri Vokasi Batch-2 di Jakarta pada 20 Juni 2026.

​Sebanyak 54 lulusan dari delapan SMK dan politeknik dinyatakan resmi menyelesaikan program pelatihan intensif tersebut.

Kurikulum yang diterapkan dirancang khusus untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai melalui kombinasi pembelajaran teknis, pengembangan soft skills, sertifikasi, hingga pengalaman On-the-Job Training (OJT) langsung di berbagai perusahaan data center terkemuka di tanah air.

​Hasilnya, program ini terbukti efektif. Sebanyak 70% peserta telah berhasil terserap oleh industri, dengan proses penempatan kerja yang diproyeksikan tuntas pada periode Juli hingga September 2026.

​Menjembatani Kesenjangan Industri dan Pendidikan

​Pendiri Nusantara Data Center Academy, Erick Hadi, menyoroti tantangan krusial dalam mencetak talenta berkualitas di Indonesia. Menurutnya, masalah utama bukan terletak pada kualitas sumber daya manusia, melainkan pada sinkronisasi antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata industri.

​”Tantangan terbesar dalam pengembangan talenta pusat data di Indonesia bukanlah mengenai talentanya, melainkan penyelarasan dunia pendidikan dan dunia industri. Sektor pendidikan tidak dapat menyelesaikan kekurangan talenta data center secara mandiri. Indonesia memiliki tenaga kerja muda dan cakap, namun sistem pendidikan belum bergerak secepat pergerakan di dalam industri data center,” ujar Erick.

​Ia menambahkan, kesenjangan kerap terjadi karena lulusan cenderung kuat di sisi teori, sementara industri menuntut kesiapan operasional yang kompleks.

“Industri ini membutuhkan kesiapan operasional secara praktik; mulai dari sistem kelistrikan dan pendinginan hingga disiplin uptime, budaya keselamatan, dan respons terhadap insiden. Hal-hal ini bukanlah keterampilan yang dapat dipelajari siswa hanya dari buku teks dan pembelajaran ruang kelas,” tegasnya.

​Apresiasi bagi Talenta dan Mitra Terbaik

​Dalam momentum kelulusan ini, NDCA turut memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi aktif. Penghargaan Best Graduate dianugerahkan kepada Chandra Hady Winata dari SMKN 1 Cikarang Selatan, yang dinilai unggul secara akademik, teknis, maupun etos kerja.

​Chandra mengaku pengalaman paling berkesan baginya adalah saat mendalami implementasi Power Usage Effectiveness (PUE). Baginya, tantangan dari fasilitator untuk mengoptimalkan perhitungan efisiensi PUE menjadi bekal berharga sebelum terjun ke dunia kerja.

​Selain kepada lulusan, NDCA juga memberikan penghargaan kepada mitra strategis:

  1. ​Best OJT Partner: DCI Indonesia, atas kontribusinya memberikan pengalaman belajar yang imersif bagi peserta.
  2. ​Best Facilitator: Jarot Purwoko dari Socomec Indonesia, atas dedikasinya dalam membimbing peserta sepanjang program.

​Kolaborasi Pemangku Kepentingan

​Perayaan kelulusan ini menjadi ajang kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan digital nasional. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta perwakilan pemerintah daerah dari Kabupaten Bekasi dan Karawang.

​Turut hadir pula jajaran sponsor, institusi pendidikan, perusahaan penyedia data center, serta rekan media. Kehadiran berbagai instansi ini menegaskan urgensi pengembangan talenta digital yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga