Generative AI bukan sekadar tren sesaat. Teknologi itu diprediksi akan mengubah pasar tenaga kerja, terutama di bidang teknologi.
Kesimpulan itu terungkap dalam laporan terbaru Indeed Hiring Lab yang menganalisis dampak Generative AI pada lebih dari 2.800 keterampilan (skills). Laporan ini menemukan, lebih dari setengah keterampilan di bidang teknologi akan mengalami transformasi mendalam. Bahkan, hampir 3 dari 5 keterampilan pekerjaan berpotensi berubah total akibat Generative AI.
Tidak Langsung Menggantikan Pekerjaan
Meski perubahan besar sudah di depan mata, Indeed memastikan gelombang penggantian pekerjaan secara luas belum terjadi.
Dari ribuan keterampilan yang diteliti, ternyata kurang dari 1% keterampilan bakal digantikan AI generatif. Generative AI lebih cenderung mengubah cara kerja dibanding langsung menghilangkan pekerjaan manusia.
“Pekerjaan teknologi memiliki lebih banyak keterampilan yang berpotensi diganti. Tetapi banyak juga keterampilan yang membutuhkan campur tangan manusia di dalamnya dan tidak akan bisa digantikan oleh Generative AI,” kata Cory Stahle (Senior Economist di Indeed’s Hiring Lab) kepada CIO Dive.
Kenapa Pekerjaan Teknologi Paling Terdampak?
Generative AI memiliki keunggulan kuat dalam menangani proses yang berulang dan berbasis aturan. Hal itu menjelaskan mengapa sebagian besar keterampilan yang terdampak justru berada di bidang teknologi.
Indeed mencatat sebanyak 82% keterampilan software development akan menghadapi perubahan besar-besaran. Apalagi tim software development sudah mulai mengintegrasikan AI ke dalam pekerjaan selama beberapa tahun terakhir.
“AI generatif sangat bagus memproses data terstruktur dalam software development. Ini membuat AI generatif semakin dipercaya kemampuan coding-nya. Belum lagi, dukungan vendor yang terus berkembang,” ujarnya.
Gelombang adopsi AI generatif juga didorong oleh para eksekutif perusahaan yang melihat potensi besar untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. “Fokus organisasi mengadopsi AI adalah untuk menyelesaikan masalah. Solusi AI juga mampu membuat produk dan layanan lebih baik untuk orang-orang,” ujarnya.
Artinya, Generative AI memang tidak akan menggantikan pekerja yang ada saat ini. Namun pekerja harus bisa memanfaatkan Generative AI agar dapat mencapai hasil yang lebih cepat dan luas.


